Pelaku Penganiayaan Anak Tiri Ditangkap: “Terima Kasih Tim Lira”

Gravatar Image
  • Whatsapp

Padang, LiraNews – Selang lima (5) jam usai menghadap ke Propam Polda Sumbar Senin (20/12/2021) soal lambatnya pengusutan kasus penganiayaan anak dibawah umur di Rawang Sakti Jorong Sungai Rayo Kenagarian Tambang, Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, E.Dt.Sarian langsung diciduk reskrim Polresta Padang Panjang.

Kini, bapak tiri “sadis nan ringan tangan” itu berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor sudah diamankan Polresta Padang Panjang.

Read More
banner 300250

Menurut Darma Wisnu (33) ayah kandung Chelsi Khairunisa kepada tim Korwil,DPW dan DPD Lira Sumbar sekitar pukul 22.00 Wib, Senin (20/12/2021), dirinya merasa lega dengan ditangkapnya pelaku.

Sebab, jika dilihat masih berkeliaran, dirinya merasa tidak nyaman, dan terbersit pula dihatinya untuk membalasakan dendam melihat perbuatan pelaku kepada anakya. Apalagi, pasca penganiayaan terhadap anaknya, kini bocah malang itu mengalami trauma yang sangat mendalam.

Pagi Selasa (21/12/2021), Darma Wisnu, bapak kandung korban juga mneyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim Lira yang sudah “mengawal” kasusnya hingga pelaku ditangkap,

”Saya sangat berterima kasih sekali kepada tim Lira yang ikut mendampingi saya, sehingga kasus ini berjalan begitu cepat,” ujar Darma Wisnu, Selasa (21/12/2021) pagi.

“Mendengar suara orang yang mirip suara pelaku, korban bukan cuma citu nyalinya, akan tetapi juga berusaha menyembunyikan wajahnya sambil menangis. Iya bilang takut..takut,” sebut Darma Wisnu kepada petugas di Propam Polda Sumbar Senin pagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Chelsi Khairunisa bocah mungil hasil perkawinannya dengan Ulfa (32), korban penganiayaan ayah tirinya yang bernama E.Dt.Sarian. Peristiwa memilukan itu terjadi tanggal 15 Oktober 2021 lalu di sebuah tempat sunyi yang tidak ada saksinya.

Penyebab terjadinya tindak penganiayaan itu menurut Darma Wisnu tidak diketahui dengan pasti. Yang jelas, E.Dt.Sarian diduga telah merencanakan aksinya itu, sebab untuk dianiaya di tempat lain pelaku membujuk korban pergi dari rumah dengan iming-iming dibelikan sate. Tapi, tahu-tahu saat dibawa pulang sore hari, tubuh gadis malang itu sudah babak belur dan membiru.

Ketika dilakukan penanganan medis, ternyata perut korban harus dioperasi, karena mengalami luka dalam yang teramat serius. Sementara, kepada bidinya, E.Dt.Sarian berdalih korban jatuh dari sepeda motor, padahal menurut pengakuan korban kepada Darma Wisnu ketika menemaninya di rumah sakit saat menjalani perawatan pasca operasi, dirinya tidak tidak terjatuh dari sepeda motor, melainkan diniaya E.Dt.Sarian yang tak lain bapak tirinya.

Senin, anggota Propam Polda Sumbar yang menerima kedatangan tim Korwil, DPW dan DPD LSM LIRA Sumbar yang mendampingi Darma Wisnu menyampaikan keluhannya sempat menghibur Darma Wisnu dan memastikan pelaku dihukum.

Apalagi, begitu Suryanto anggota Propam Polda Sumbar yang langsung mengadakan kontak dengan Ilham penyidik di Mapolresta Padang Panjang, didapat gambaran bahwa perjalanan penanganan kasus itu sudah sampai kepada gelar perkara.

“Jika sudah gelar perkara, berarti tak lama lagi pelaku ditangkap,” jelas anggota Propam itu memberi harapan.

Pernyataan anggota Propam Polda Sumbar, Senin malam terbukti, yang diduga plaku sesuai laporan orangtua korban yaitu, E.Dt.Sarian yang merupaan ayah tiri korbang ditangkap anggota reskrim Polresta Padang Panjang di kediamannya tanpa perlawanan.

Bapak tiri ringan tangan itu langsung digelandang ke Mapolresta Padang, dan sampai berita dirilis, pelaku sudah “menginap gratis di hotel prodeo”.

Namun, sejauh ini belum diperoleh informasi soal motif pelaku berbuat setega itu kepada korban, sebab informasi dari pihak Polresta Padang Panjang secara lengkap belum diperoleh. Tapi yang jelas, kini pelaku sudah meringkuk dibalik jeruji besi.

Begitu juga penanganan dari pihak UPPA (Unit Pelayanan Perempuan dan Anak) Polresta Padang Panjang, soal trauma pasca kejadian belum diperoleh informasi. “Sampai kini belum ada pendampingan untuk Chelsi dari UPPA,” kata Darma Wisnu ketika ditanya soal penanganan korban pasca peristiwa. LN-Erisman

Related posts